
PONTIANAK, 5 Januari 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80, civitas akademika Perpustakaan IAIN Pontianak turut berpartisipasi aktif dalam agenda Jalan Santai Kerukunan. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai implementasi dari tema sentral HAB tahun ini, yakni “Umat Rukun dan Sinergi, Masyarakat Damai dan Maju”.
Agenda yang dipusatkan di lingkungan kampus IAIN Pontianak ini bertujuan untuk menginternalisasi nilai-nilai kebersamaan dan sinergitas antarunit kerja. Partisipasi aktif perpustakaan merupakan wujud komitmen unit dalam mendukung visi institusional serta memperkuat solidaritas internal yang berbasis pada kekeluargaan. Seluruh jajaran staf dari berbagai unit kerja berkumpul untuk menempuh rute yang telah ditentukan, mencerminkan harmoni dalam keberagaman korps pegawai.
Sebagai bentuk syukur atas pengabdian Kementerian Agama selama delapan dekade, acara diakhiri dengan prosesi pemotongan tumpeng serta pengundian door prize yang menambah semarak suasana. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan loyalitas dan semangat kerja pegawai demi mewujudkan tata kelola kampus yang berdaya saing.
Dr. Muhammad Hardi HR, S.Pd.I., M.A., selaku Kepala Pusat Perpustakaan IAIN Pontianak, menekankan pentingnya aspek emosional dalam produktivitas kerja.
“Kami memaknai kegiatan ini bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan ruang untuk melepas penat sejenak dan saling menyapa secara lebih personal di luar rutinitas layanan. Bagi saya, kerukunan adalah modal utama dalam memberikan layanan literasi yang prima. Jika staf kami merasa bahagia dan terhubung satu sama lain, maka keramahan serta kualitas pelayanan kepada mahasiswa pun akan meningkat secara alami,” ujar Dr. Muhammad Hardi.
Tatik Hartati, M.IP., salah satu staf yang berpartisipasi dalam jalan santai tersebut, membagikan kesan positifnya terhadap kebersamaan yang terjalin.
“Suasana pagi ini benar-benar menyegarkan. Berjalan bersama rekan-rekan dari unit lain membuat kami merasa memiliki ikatan yang lebih kuat sebagai satu keluarga besar IAIN Pontianak. Momen seperti inilah yang membuat semangat bekerja kembali penuh, karena kami merasa didukung oleh lingkungan kerja yang rukun dan suportif,” ungkapnya.
Tatik Hartati
