PONTIANAK – UPT Pusat Perpustakaan IAIN Pontianak turut menggaungkan semangat kebangsaan melalui seruan “Salam Literasi!” dalam pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Gedung Rektorat pada Kamis (1/10/2026). Seruan ini menggema sebagai wujud nyata komitmen sivitas akademika—khususnya unsur perpustakaan—dalam mengaktualisasikan nilai-nilai dasar negara sekaligus mendukung langkah strategis transformasi institusi menuju UIN Pontianak.
Upacara yang dipimpin langsung oleh Rektor IAIN Pontianak, Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, M.A., ini berlangsung khidmat dengan diikuti oleh jajaran pimpinan, seluruh pegawai unit kerja, hingga jajaran Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa). Momentum ini tidak sekadar menjadi rutinitas seremonial, melainkan ruang refleksi bersama untuk menghayati implementasi Pancasila dalam budaya kerja dan iklim akademik kampus.
Aktualisasi Nilai Pancasila sebagai Akhlak Akademik
Dalam amanatnya, Prof. Wajidi mengajak seluruh elemen keluarga besar IAIN Pontianak untuk menjadikan peringatan ini sebagai instrumen evaluasi diri secara kelembagaan maupun personal.
“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila merupakan momentum strategis untuk merefleksikan kembali, apakah nilai-nilai luhur Pancasila telah benar-benar hidup dalam sikap, perilaku, kebijakan, dan budaya kehidupan kita sehari-hari,” tegasnya di hadapan peserta upacara.
Lebih lanjut, Rektor menggarisbawahi bahwa kelima sila dalam Pancasila memiliki irisan yang sangat kuat dan relevan dengan ajaran Islam. Beliau mengingatkan bahwa nilai ketuhanan, kemanusiaan yang adil, hingga musyawarah mufakat adalah fondasi utama yang merekatkan keberagaman suku, agama, dan budaya di lingkungan kampus agar tidak menjadi jurang pemisah, melainkan energi perekat persaudaraan.

“Salam Literasi”: Episentrum Pengetahuan dan Kebinekaan
Suasana upacara kian semarak ketika Rektor menginstruksikan setiap unit kerja untuk menyerukan yel-yel pemacu semangat kebersamaan. Dengan penuh antusias, barisan UPT Perpustakaan memanfaatkan kesempatan tersebut dengan lantang menyerukan “Salam Literasi!”.
Bagi perpustakaan, seruan tersebut bukanlah sekadar pemanis kata. Literasi adalah motor penggerak dalam mencetak insan akademis yang kritis, berkarakter, dan bijaksana dalam menyikapi keberagaman. Sebagai bentuk keterbukaan akses dan kemudahan layanan publik yang mencerdaskan, seluruh pemustaka kini dapat menjelajahi dan memanfaatkan ribuan koleksi literatur digital secara inklusif melalui OPAC/REPOSITORI/E-PUSTAKA.
Merajut Ukhuwah Melalui Literasi
Menanggapi momentum berharga ini, Kepala UPT Pusat Perpustakaan IAIN Pontianak turut memberikan refleksinya yang mendalam mengenai peran literasi dalam menjaga keutuhan bangsa.
“Alhamdulillah, peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa persatuan dalam keberagaman adalah anugerah Allah SWT yang wajib kita rawat. Melalui seruan ‘Salam Literasi’, kami ingin menegaskan bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat menyusun buku, melainkan ruang beradab untuk memupuk kebijaksanaan, saling menghargai, dan membentuk akhlak mulia. Insyaallah, dengan terus membaca, belajar, dan berdiskusi secara sehat, kita sedang merajut ukhuwah serta membentengi generasi bangsa dari perpecahan,” ungkapnya penuh kehangatan.
Melalui spirit Hari Kesaktian Pancasila ini, UPT Perpustakaan IAIN Pontianak kembali menegaskan misinya; bahwa upaya membangun bangsa selalu dapat diinisiasi dari langkah fundamental, yakni menumbuhkan budaya membaca dan menggunakan pengetahuan demi kemaslahatan bersama. Salam Literasi! Salam Pancasila!
Penulis: Tatik Hartati, M.IP

